Pakaian Adat Sumatera Barat beserta Gambar dan Makna

35
pakaian adat sumatera barat

Siapa yang tak mengetahui pulau Sumatera ? Pulau yang dulunya disebut Andalas ini memiliki potensi luar biasa dari keindahan alam, flora dan fauna.

Tak hanya itu, budaya yang majemuk juga mengisi keunikkan dan menambah nilai dari pulau yang terkenal dengan hewan Harimau. Salah satunya adalah diprovinsi Sumatera Barat atau yang beribu kota Padang.

Tanah minang ini sangat dikenal dengan masakkannya dan juga budaya adatnya, salah satunya adalah pakaian adat tradisonal.

Pakaian adat Sumatera Barat masih terus ada dan terwariskan karena masyarakat disana dan khususnya suku Minangkabau di kota Padang terus mempertahankan budayanya.

Contohnya saja dari segi berpakaian. Oleh karenanya berikut ini akan di bahas beberapa pakaian adat dari Sumatera Barat.

#1 Pakaian Adat Penghulu

pakaian adat sumatera barat

Pakaian pertama ialah busana penghulu. Busana ini rupanya merupakan busana yang dikenakan oleh pemangku adat.

Busana ini dikenakan untuk menandakan kebesaran orang-orang yang memakainya. Menariknya, selain tidak bisa dipakai oleh sembarang orang, pakaian ini juga tidak bisa dipakai sebagai pakaian harian.

Jadi sudah bisa dipastikan bahwa pakaian ini merupakan busana adat yang bernilai tinggi dan bersejarah lantaran pemakaiannya sudah digariskan oleh adat setempat.

Pakaian ini terdiri dari destar, sarawa , baju penghulu, sesamping, sandang. Ada pula asesoris penunjang busana yaitu keris dan juga tongkat atau yang biasa disebut tungkek.

Ciri khas dari busana penghulu tersebut ialah kerut-kerut yang ada di penutup kepala dimana kerut-kerut ini melambangkan banyaknya peraturan atau undang-undang yang harus diketahui oleh penghulu itu sendiri. 

#2 Pakaian Adat khusus Wanita

pakaian adat sumatera barat

Pakaian adat dari Sumatera Barat selanjutnya ialah pakaian khusus wanita. Bila pakaian yang dikenakan oleh para penghulu juga memiliki cirri khas, pakaian untuk kaum wanita di Sumatera Barat pun juga tak lepas dari ciri khasnya.

Para wanita di Sumatera Barat menyebut pakaian ini sebagai busana adat Bundo Kanduang. Busana adat Bundo Kanduang ialah pakaian yang pemakainnya dikhususkan untuk para wanita yang sudah diangkat menjadi bundo kanduang.

Pakaian ini terdiri dari penutup kepala atau yang biasa disebut sebagai tingkolok, baju kurung, kain sarung, dan dilengkapi dengan selempang serta asesoris layaknya anting-anting dan kalung.

Ciri khas dari busana ini terletak pada penutup kepalanya yang menonjol tinggi dan berbentuk seperti tanduk yang runcing. Penutup kepala ini ternyata melambangkan bahwa sang empunya atau orang yang memakainya ialah para pemilik rumah khas Sumatera Barat yaitu rumah gadang.

Baca Juga : Pakaian Adat Sulawesi Utara

#3 Pakaian adat Minangkabau

pakaian adat sumatera barat

Pakaian adat Sumatera Barat yang dikhususkan untuk pria ini bernama pakaian penghulu. Seperti namanya, pakaian adat ini hanya dipakai oleh para tetua desa atau juga sejumlah orang tertentu.

Cara pemakaian Baju adat padang ini juga sudah ada ketentuannya dari hukum adat. Pakaian adat padang ini terdiri dari  sejumlah perlengkapan seperti: Baju hitam, deta, sesamping, cawek, sarawa, sandang, tungkek, dan keris.

Nah, kawan-kawan kini sudah tahu itulah ciri khas dari beberapa busana adat khas Sumatera Barat. Selain memiliki ciri khas yang unik ternyata busana-busana tersebut juga menjadi busana yang berharga bagi para pemiliknya.

Hal lantaran busana tersebut sudah diwariskan oleh para sesepuhnya dan dan juga tak sembarang orang bisa memakainya. Wajar saja bila kini pakaian tersebut bernilai sejarah yang tinggi.

Tentunya kita sebagai generasi muda harus mampu merawat  dan melestarikan warisan budaya nenek moyang kita.

A Wife, Learner and Dreamer .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here