Pengertian Etika Secara Filosofis, Teologis, dan Menurut Beberapa Ahli

35
pengertian etika
jendelasarjana.com

Etika menjadi bagian dari unsur penting bagi manusia beperadaban. Sebenarnya apa yang pengertian etika itu? Etika adalah suatu norma atau aturan yang dipakai sebagai pedoman untuk berperilaku di masyarakat bagi seseorang terkait dengan sifat baik dan buruk.

Secara sederhana etika adalah suatu ilmu tentang kesusilaan dan perilaku manusia di dalam pergaulannya dengan sesama yang menyangkut prinsip dan aturan tentang tingkah laku yang benar.

Lebih jauh, etika adalah kewajiban dan tanggung jawab moral setiap orang dalam berperilaku di tengah-tengah masyarakat.

Etika berasal dari bahasa Yunani kuno, yakni dari kata “Ethikos” yang artinya timbul dari suatu kebiasaan. Etika juga memiliki sudut pandang normatif dimana objeknya adalah manusia dan perilakunya.

Mengenal Pengertian Etika

ciputrauceo.net

Agar lebih memahami apa etika itu, maka ada baiknya merujuk pada pendapat para ahli. Berikut ini pengertian etika dari pakar dan para ahli.

1. K. Bertens

Bertens memberikan pengertian etika adalah nilai dan norma moral yang menjadi suatu acuan bagi umat manusia baik secara individual atau kelompok dalam mengatur semua perilakunya.

2. DR. James J. Spillane SJ

Pakar selanjutnya, DR. James, menurutnya etika adalah memperhatikan suatu tingkah laku manusia di dalam mengambil keputusan yang berhubungan dengan moral.

Masih menurut pakar yang satu ini bahwa etika lebih mengarah ke penggunaan akal budi dengan objektivitas guna menentukan benar atau salahnya serta tingkah laku seseorang.

3. Drs. H. Burhanudin Salam

Selanjutnya Drs. H. Burhanudin Salam, mendefenisikan etika sebagai sebuah cabang ilmu filsafat yang membicarakan perihal suatu nilai-nilai serta norma yang dapat menentukan suatu perilaku manusia ke dalam kehidupan.

4. W. J. S. Poerwadarminto

maxmanroe.com

Poerwadarminto, arti etika adalah ilmu pengetahuan tentang suatu perilaku atau perbuatan manusia yang dilihat dari sisi baik dan buruknya yang sejauh mana bisa ditentukan oleh akal manusia.

5. Soergarda Poerbakawatja

Soergarda Poerbakawatja, mengemukakan pengertian etika adalah suatu ilmu yang memberikan arahan, acuan, serta pijakan kepada suatu perbuatan manusia.

6. H. A. Mustafa

Pengertian etika menurut H.A. Mustafa adalah ilmu yang menyelidiki terhadap suatu perilaku yang baik dan yang buruk dengan memperhatikan perilaku manusia sejauh apa yang diketahui oleh akan serta pikiran manusia.

Karakteristik dan Jenis-Jenis Etika

satujam.com

Selain itu juga terdapat beberapa karakteristik etika yang mana akan membedakannya dengan norma lainnya.

  • Etika tetap berlaku walaupun tidak ada orang lain yang menyaksikan.
  • Etika bersifat absolut atau mutlak.
  • Dalam etika ada cara pandang dari sisi batiniah manusia.
  • Etika sangat berhubungan dengan perbuatan atau perilaku manusia.

Dengan mengetahui ciri-ciri etika ini, selanjutnya kita dapat membedakannya dengan jenis norma lainnya. Adapun beberapa jenis jika menilik pengertiannya adalah sebagai berikut:

1. Etika Filosofis

Pengertian etika sisi filosofis adalah suatu etika yang mana bersumber dari aktivitas berpikir yang dilakukan oleh manusia. Artinya etika merupakan bagian dari filsafat. Berbicara tentang filsafat berarti kita perlu mengetahui sifat dari etika tersebut:

  • Empiris adalah cabang filsafat yang membahas sesuatu yang ada atau konkret. Misalnya filsafat hukum yang mempelajari mengenai hukum.
  • Non Empiris merupkan filsafat yang berusaha melampaui hal konkret dengan seolah-olah menanyakan sesuatu yang ada di balik semua gejala konkret.

2. Etika Teologis

Adapun etika teologis terdapat pada setiap agama. Etika sisi ini adalah bagian etika secara umum karena mengandung berbagai unsur etika umum dan sejatinya dapat dimengerti jika memahami etika secara umum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here