5
7

Teks Proklamasi Versi Klad dan Versi Otentik | Sejarah Penulisan Naskah

Ketika memperingati hari kemerdekaan Indonesia tentunya kita akan mengenal apa itu proklamasi. Yup, proklamasi yang dimaksud adalah naskah yang dibuat oleh Ir. Soekarno ketika menyatakan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan.

Teks proklamasi yang dibuat oleh presiden pertama Indonesia tersebut seringkali dibacakan dalam setiap upacara sekolah setiap hari Senin. Selain itu, proklamasi juga dibacakan setiapn upacara peringatan hari kemerdekaan.

Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan peristiwa bersejarah bagi bangsa Indonesia. Pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Hal ini ditandai dengan deklarasi kemerdaan berupa pembacaan proklamasi.


Sejarah Teks Proklamasi


Awal mulanya ada dua jenis teks proklamasi yaitu versi naskah klad dan naskah proklamasi otentik, serta sebagai tambahan naskah yang sesuai dengan ejaan bahasa Indonesia (EYD).

1. Naskah Versi Klad

bogor.tribunnews.com

Teks proklamasi versi klad merupakan naskah dengan konsep teks aslinya ditulis oleh sang proklamator menggunakan tulisan tangan. Versi klad merupakan konsep perumusan naskah proklamasi yang pertama.

Penyusunan naskah ini dilakukan di rumah seorang pahlawan yang mempunyai jasa begitu besar untuk kemerdekaan Indonesia.

Naskah ini ditulis oleh presiden pertama berdasarkan hasil pemikiran dari dari dua pahlawan yang menjadi wakil presiden dan pahlawan Indonesia.

Naskah ini juga dulunya sempat menjadi perdebatan mengenai pemilihan kata yang digunakan.

Pada dasarnya sempat akan digunakan kata ‘penyerahan’ atau ‘merebut’, tetapi pada akhirnya digunakan kata ‘pemindahan kekuasaan’ agar terkesan lebih etis.

Adapun konsep dari teks proklamasi klad yang ditulis langsung oleh Ir. Soekarno dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Naskah proklamasi pada gambar tersebut sempat ditinggal begitu saja dan bahkan dibuang ke tempat sampah di rumah Laksamana Tadashi Maeda.

Kemudian B. M. Diah menyelamatkan naskah bersejarah ini dari tempat sampah dan menyimpannya selama 46 tahun 9 bulan 19 hari.

Setelah disimpan ia kemudian menyerahkan teks asli tersebut kepada presidan Soekarno di Bina Graha pada tanggal 29 Mei 1992.

Saat ini teks proklamasi asli dapat diketahui secara luas oleh masyarakat. Teks prolamasi yang dibacakan oleh Soekarno saat proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 bukanlah teks naskah asli yang disebut versi klad. Melainkan sudah pernah dilakukan perubahan kecil yang tidak sesuai dengan teks aslinya.

2. Naskah Otentik

bogor.tribunnews.com

Perubahan teks proklamasi ini lah yang dikenal dengan sebutan teks proklamasi otentik atau asli.

Teks otentik merupakan hasil dari perubahan naskah proklamasi klad yang diketik ulang oleh Sayuti Malik, tokoh pemuda yang turut berjasa dalam persiapan proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Beberapa perubahan itu di antaranya pada penulisan kata “proklamasi” dirubah penulisannya menggunakan huruf kapital menjadi “PROKLAMASI”, kata “tempoh” dirubah penulisannya menjadi kata “tempo”.

Pada redaksi penutup yang semulanya menggunakan kalimat “wakil-wakil bangsa Indonesia” diganti menjadi “atas nama bangsa Indonesia”. Penulisan tanggal “17-8-05” diganti menjadi “hari 17 boelan 8 tahoen 05”. Pada bagian naskah dibubuhkan tanda tangan dua pemimpin negara saat itu, yaitu Soekarno dan Hatta.

Naskah proklamasi otentik yang mengalami perubahan dan diketik oleh sayuti melik inilah yang dibacakan oleh Ir. Soekarno pada saat deklarasi kemerdekaan pada tanggal 17 agustus 1945.

Penggunaan kata dan ejaan pada naskah proklamasi menggunakan ejaan lama. Sementara ejaan baru mulai digunakan sejak tahun 1972 yaitu ejaan yang disempurnakan (EYD).

Sehingga pada teks proklamasi banyak ditemukan kata-kata dengan ejaan lama, misalnya “cara” ditulis “tjara” dan “kekuasaan” ditulis “kekoesaan”.

Kurang lebih begitulah penjelasan tentang sejarah terbentuknya naskah proklamasi. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan teman-teman sekalian.

Keyword: Teks Proklamasi

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.