4

Beberapa Peran, Tugas, dan Fungsi Bank Indonesia Sebagai Bank Sentral

Bank Indonesia adalah bank sentral bagi Republik Indonesia yang bertugas sebagai otoritas moneter. Fungsi Bank Indonesia adalah menjaga stabilitas moneter dan stabilitas sistem keuangan.

Kedua tugas tersebut adalah pilar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Untuk itu ada beberapa peran yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia di dalam dunia perbankan nasional.

Yaitu menjaga stabilitas moneter antara lain melalui instrumen suku bunga dalam operasi pasar terbuka. Menciptakan kinerja lembaga keuangan yang sehat, khususnya perbankan. Berwenang mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran.

Mengakses informasi-informasi yang dinilai mengancam stabilitas keuangan dan jaring pengaman sistim keuangan melalui fungsi bank sentral sebagai Lender of the Last Resort (LoLR).

Perkembangan Sektor Ekonomi Indonesia

asianinvestor.net

Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini bertumpu pada sektor finansial. Pertumbuhan ekonomi melalui sektor riil saat ini masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah.

Padahal pertumbuhan ekonomi melalui sektor finansial bisa dibilang tidak terlalu memiliki fondasi yang kuat apabila sektor riilnya ditelantarkan. Sektor finansial juga tidak terlalu menghasilkan dampak yang dapat dirasakan langsung bagi masyarakat luas.

Selain itu, jika kita ingin mencapai pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan, maka sektor riil harus segera menjadi perhatian utama.

Krisis global yang terjadi pada tahun 2008 memberikan dampak yang cukup besar bagi perekonomian global. Saat itu sektor riil di perekonomian Indonesia juga terkena dampaknya. Terutama pada bidang insfrakstruktur dan perdagangan serta industri.

Diantara penyebabnya adalah inflasi serta depresi terhadap rupiah. Masalah ini dapat dihindari dengan menstabilkan kondisi moneter yang merupakan bagian dari peran dan fungsi Bank Indonesia.

Bank Indoensia dan Dunia Perbankan

bangkokpost.com

Pada saat ini dunia perbankan yang didominasi oleh perbankan asing lebih cenderung bermain pada kredit sektor konsumsi. Perbankan asing enggan untuk mengucurkan kredit untuk investasi dan ekspor.

Dominasi perbankan asing ini pastinya berdampak pada perekonomian Indonesia. Dengan adanya kredit dari perbankan asing ke ranah investasi dan ekspor akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.

Untuk itu diperlukan suatu strategi yang dapat mengarahkan kegiatan bank-bank asing tersebut agar mau mengucurkan kredit ke sektor investasi dan ekspor.

Bank Indonesia harus berusaha meyakinkan bank-bank baik asing maupun nasional untuk tidak takut untuk berkegiatan di sektor riil.

Saat ini dogma yang ada bahwa sektor riil yang sangat tidak “bankable” ataupun risikonya tinggi. Persepsi yang demikian ini yang menjadi faktor utama enggannya bank-bank untuk mengucurkan kredit di sektor riil.

Wewenang dan Fungsi Bank Indoensia

thoughtco.com

Ada beberapa hal yang Bank Indonesia dapat lakukan untuk menguatkan sektor riil yang ada. Peran Bank Indonesia dalam menjaga kestabilan keuangan dan moneter secara tidak langsung dapat menguatkan sektor riil.

Pengontrolan laju inflasi dan mencegah depresi pada nilai rupiah sangat penting sehingga sektor riil dapat bergairah kembali.

Memang, penguatan sektor riil tidak dapat secara langsung dilakukan oleh Bank Indonesia, tetapi dengan kewenangan lebih yang dimiliki oleh Bank Indonesia sebagai bank sentral bisa saja memengaruhi kebijakan-kebijakan pada sektor riil.

Bank Indonesia mempunyai beberapa kewenangan pengaturan dan pengawasan diantaranya, kewenangan memberikan izin, kewenangan mengatur perbankan mengenai aspek usaha dan kegaiatan, kewenangan untuk mengawasi, dan kewenangan untuk mengenakan sanksi.

Dari beberapa kewenangan itu Bank Indonesia dapat memaksimalkan kewenangan untuk mengatur aspek usaha dan kegiatan perbankan.

Dengan hal itu diharapkan perbankan nasional dapat berada dalam kondisi yang sehat dan memenuhi jasa perbankan yang dibutuhkan masyarakat luas. Jasa perbankan yang dibutuhkan masyarakat luas tidak lain adalah pembenahan sektor riil.

Fungsi Bank Indonesia bagi Bank-Bank Lain

pinterest.com

Fungsi intermediasi yang terjadi pada bank-bank umum juga dapat didorong dengan himbauan oleh Bank Indonesia. Pengarahan oleh Bank Indonesia kepada dunia perbankan umum dapat dilakukan secara kontinyu.

Bank Indonesia juga dapat melakukan intervensi pada penyaluran kredit yang dilakukan oleh bank. Saat ini Bank Indonesia cenderung menyerahkan hal ini pada mekanisme pasar.

Hal inilah yang perlu dikaji ulang. Untuk mengatasi kegiatan sektor riil yang memiliki risiko yang tinggi, kestabilan keuangan dan moneter adalah yang berpengaruh pada risiko itu sendiri.

Jika perekonomian nasional stabil dan jauh dari dinamika, maka kepercayaan bank-bank untuk bergerak ke arah sektor riil pun akan terjadi. Tugas itu adalah tugas pokok dari Bank Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi melalui sektor riil akan memiliki banyak dampak positif pada keadaan negara ini. Hal ini akan mendorong kemakmuran bagi bangsa Indonesia secara holistik. Infrakstruktur yang terbangun, perdagangan yang menggeliat, Industri yang terus berkembang, dan masih banyak lagi yang dapat dirasakan manfaatnya langsung bagi rakyat Indonesia.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.