1
7

Macam-Macam Majas Beserta Pengertian dan Contohnya

Puisi memiliki kekhasan dalam segi pemilihan bahasa. Bahasa-bahasa yang sering digunakan dalam puisi terdiri dari macam-macam majas yang khas di Indonesia. Kata-kata yang digunakan pun singkat, namun memiliki makna yang dalam.

Seorang penyair ketika menulis puisi menggunakan gaya bahasa tertentu. Oleh karena itu, pemahaman terhadap teori gaya bahasa akan sangat membantu kita dalam memahami isi puisi.

Dalam hal penggunaan majas dan gaya bahasa dimaksudkan untuk mempertajam maksud dalam kalimatnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai cara melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakannya dengan sesuatu yang lain.

Kata lain dari majas adalah kiasan. Majas terdiri dari beberapa macam, yaitu majas perbandingan, pertentangan, pertautan, dan perulangan. Berikut ini akan diuraikan satu per satu mengenai macam-macam majas.


Penjelasan Mengenai Macam-Macam Majas


1. Majas Perbandingan

banyakcontoh.blogspot.com

Majas perbandingan terdiri dari beberapa jenis di antaranya personifikasi, metafora, simile, dan alegori. Berikut ini adalah penjelasan dan contoh dari masing-masing jenis majas tersebut.

• Majas Personifikasi

Personifikasi merupakan majas yang membandingkan benda yang tidak bernyawa seolah-olah dapat bertindak seperti manusia.

Contoh: Batang-batang padi itu melambaikan tangannya seolah memanggil Pak Tani yang menghampirinya.

• Majas Metafora

Merupakan majas yang membandingkan dua hal/ benda tanpa menggunakan kata penghubung.

Contoh: Lidah adalah pedang yang paling tajam.

• Majas simile/ perumpamaan

Simile adalah majas yang membandingkan dua hal/ benda dengan menggunakan kata penghubung.

Contoh: Pipi gadis itu memerah bak udang rebus ketika dipuji sang kekasih.

• Majas alegori

Alegori adalah majas yang membandingkan hal/ benda secara berkelanjutan membentuk sebuah cerita.

Contoh: Manusia akan memiliki perjalanan hidup yang terus mengalir seperti sungai menyusuri tebing-tebing dan akan terkadang susah untuk ditebak. Yang mana manusia harus menerima segala ketentuannya.

2. Macam-Majam Majas Pertentangan

balubu.com

Majas kedua ini juga terdiri dari beberapa macam di antaranya hiperbola, litotes, ironi, dan oksimoron. Berikut ini penjelasan dari keempat macam majas pertentangan tersebut lengkap dengan contohnya.

• Majas Hiperbola

Hiperbola adalah majas yang menyatakan segala sesuatu secara berlebih-lebihan.

Contoh: Kekayaan pengusaha itu tak akan habis tujuh turunan.

• Majas Litotes

Litotes adalah majas yang menyatakan sesuatu dengan merendahkan diri.

Contoh: Kalau sempat, singgahlah ke gubukku.

• Majas Ironi

Ironi adalah pernyataan yang bertujuan menyindir dengan menyampaikan sesuatu yang bertentangan dengan fakta yang sebenarnya.

Contoh: Sungguh pintar anak itu. Di antara sepuluh pertanyaan yang diberikan gurunya, tak satu pun yang bisa ia jawab.

• Majas Oksimoron

Oksimoron adalah majas yang menyatakan sesuatu secara berlawanan, bagian-bagian secara berlawanan bagian demi bagian.

Contoh: Kekalahan adalah kemenangan yang tertunda. Kesedihan adalah awal kebahagiaan.

3. Majas Pertautan

kompasiana.com

Majas Pertautan juga punya terdiri dari beberapa macam yaitu metonimia, sinekdoke, alusio, dan iversi.

• Majas Metonimia

Metonimia adalah majas yang menghubungkan ciri benda satu dengan benda lain yang disebutkan.

Contoh: Waktu kecil dulu aku suka membaca Bobo (maksudnya adalah Majalah Bobo). Kami sekeluarga pergi ke rumah Nenek naik Kijang (maksudnya adalah mobil merek Kijang).

• Majas sinekdoke

Sinekdoke adalah majas yang menyebut sebagian untuk keseluruhan (pars pro toto) atau menyebut keseluruhan untuk sebagian (totem pro part).

Contoh: Rakyat berpesta pora menyambut kemenangan Pak Jaya menjadi gubernur (totem pro part). Aku melihat kejadian itu dengan mata kepalaku sendiri (pars pro toto).

• Majas Alusio

Alusio adalah majas yang mempertautkan hal dengan peribahasa.

Contoh: Sebaiknya, orang jangan menyombongkan diri padahal tidak ada isinya, seperti tong kosong berbunyi nyaring.

• Majas Inversi

Inversi adalah majas yang mengubah susunan kalimat.

Contoh: Hancurlah hatinya menyaksikan kekasihnya berpaling ke lelaki lain.

4. Macam-Macam Majas Perulangan

dosenpendidikan.com

Majas ini terdiri dari beberapa jenis yaitu aliterasi, antanaklaris, repetisi, dan paralelisme. Berikut penjelasan dan contoh dari pembagian tersebut.

• Majas Aliterasi

Aliterasi adalah majas yang mengulang bunyi konsonan yang sama.

Contoh: Malam kelam suram, hatiku semakin muram.

• Majas Antanaklaris

Antanaklaris merupakan majas yang menggunakan pengulangan kata yang sama namun berbeda arti.

Contoh: Buah hatinya menjadi buah bibir tetangganya. Hatinya memintanya berhati-hati.

• Majas Repetisi

Repetisi adalah majas yang mengulang-ulang kata, frase, atau klausa yang dipentingkan.

Contoh: Di taman inilah dua tahun yang lalu aku bertemu dia. Di taman inilah dua tahun yang lalu dia menyatakan cintanya kepadaku. Dan di taman inilah dua tahun kemudian dia memupus harapanku akan cintanya.

• Majas Paralelisme

Paralelisme adalah majas yang mengulang ungkapan yang sama dengan tujuan memperkuat nuansa makna.

Contoh: Hidup adalah perjuangan, hidup adalah persaingan, hidup adalah kemenangan.

Nah, itulah penjelasan mengenai pengertian, macam-macam, dan contoh majas. Semoga bermanfaat.

Keyword: Macam-Macam Majas

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.