2
7

Kalimat Imperatif | Pengertian, Jenis , Ciri-Ciri dan Contohnya

Dalam pelajaran Bahasa Indonesia ada materi yang menjelaskan tentang jenis-jenis kalimat. Jenis-jenis kalimat dalam bahasa Indonesia begitu banyak jumlahnya. Kalimat langsung dan tidak langsung, kalimat tunggal, kalimat inti, serta kalimat aktif dan kalimat pasif.

Ada berbagai jenis dan macam-macam kalimat yang ada. Pengelompokkan kalimat berdasarkan fungsinya dibagi menjadi tiga jenis, yakni kalimat deklaratif, kalimat imperatif dan kalimat interogatif.

Makna secara singkatnya, kalimat deklaratif adalah kalimat berita, kalimat imperatif adalah kalimat perintah sementara kalimat interogatif adalah kalimat tanya.

Pada artikel ini hanya akan dibahas salah satu dari jenis kalimat tersebut, kalimat yang akan dijelaskan pada artikel ini adalah kalimat jenis imperatif.


Pengertian Kalimat Imperatif


grammarbahasainggris.net

Kalimat imperatif merupakan kalimat yang mempunyai arti memerintah atau meminta agar mitra tutur atau orang lain menuruti sesuatu yang diminta oleh si penutur. Kalimat ini terkadang disebut juga sebagai jenis-jenis kalimat perintah.

Isi kalimat dengan jenis imperatif bisa berupa perintah yang sangat keras atau kasar, hingga permohonan yang sangat halus dan santun.

Selain itu, kalimat tersebut dapat juga berisi pembicaran terhadap suatu perbuatan atau pelarangan suatu tindakan. Oleh karenanya, kalimat ini tergolong susah, rumit, dan banyak macamnya.

Disebut juga sebagai kalimat perintah, kalimat ini berfungsi untuk meminta atau melarang seseorang untuk melakukan sesuatu.

Kalimat ini dipakai apabila penutur/orang yang berbicara ingin menyuruh atau melarang orang melakukan (berbuat) sesuatu.

Sebagian besar para ahli berpendapat bahwa kalimat imperatif adalah kalimat berisi perintah dapat berupa suruhan yang keras hingga permintaan yang sangat halus.

Begitu pula suatu perintah dapat diartikan sebagai pernyataan mengizinkan seseorang untuk mengerjakan sesuatu, atau menyatakan syarat untuk terjadinya sesuatu.

Suatu perintah dapat pula berbalik dari menyuruh berbuat sesuatu menjadi mencegah atau melarang berbuat sesuatu. Arti mana yang didukung oleh kalimat perintah tersebut, tergantung pula dari situasi yang dimasukinya.


Jenis Kalimat Imperatif


idntimes.com

Berdasarkan strukturnya kalimat ini dapat digolongkan menjadi empat golongan yaitu: pertama, kalimat suruh yang sebenarnya ditandai oleh pola intonasi suruh. Selain itu predikatnya terdiri dari kata verbal intrasitif.

Bentuk kata verbal itu tetap, partikel -lah dapat ditambahkan pada kata verbal itu untuk menghaluskan perintah. Subjeknya yang berupa persona kedua bisa ada bisa juga tidak.

Kedua, kalimat persilahkan yang ditandai oleh penambahan kata silahkan yang ditempatkan pada awal kalimat. Kalimat ini juga merupakan pola intonasi suruh.

Ketiga, kalimat ajakan ditandai oleh adanya kata-kata ajakan, misalnya kata ‘ayo’ yang ditempatkan di awal kalimat. Dan yang keempat kalimat larangan yang ditandai dengan adanya kata jangan pada awal kalimat.


Ciri-Ciri Kalimat Imperatif


bukalapak.com

Untuk mengenali yang dimaksud dengan kalimat impertif maka akan dijelaskan berbagai macam ciri-cirinya.

Ciri-ciri dari kalimat ini antara lain: intonasi yang rendah diakhir kalimat, adanya artikel penegas, penghalus, ajakan, harapan, permintaan, dan larangan, susunan kalimatnya inversi, sehingga sunjek dan predikatnya tidak pasti.

Pelaku tindakannya tidak selalu terungkap, umumnya kalimat imperatif diakhiri dengan contoh penggunaan tanda seru (!) yang terdapat diakhir kalimat.

Penggunaan kalimat ini banyak sekali kita jumpai seperti pada saat kita membuang sampah biasanya ada anjuran untuk membuang sampah pada tempatnya yang ditulis pada tong sampah.

Hal seperti ini termasuk kedalam contoh dari kalimat imperatif yaitu “buanglah sampah pada tempatnya”! Nah, sampai disini dulu ya penjelasan mengenai topik kali ini yang semoga dapat menambah wawasan anda. Semoga bermanfaat!

Keyword: Kalimat Imperatif

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.