Pakaian Adat Papua Lengkap dengan Gambar dan penjelasannya

Pakaian Adat Papua Lengkap dengan Gambar dan penjelasannya – Indonesia merupakan negara yang terdiri berbagai kumpulan suku dan ras. Wilayahnya yang luas menjadikan wilayah Nusantara terbagi dalam tiga wilayah yaitu, Wilayah Indonesia Bagian Barat, Wilayah Indonesia Bagian Tengah dan Wilayah Indonesia Bagian Timur. Semuanya memiliki keunikkan dan budayanya masing-masing tak terkecuali Wilayah Indonesia Timur.

Jika bicara Indonesia Timur masyarakat  mengidentikannya dengan daerah Papua. Salah satu provinsi yang terkenal dengan keindaan alamnya dan mendapat julukkan negeri Cendrawasih. Wilayahnya yang dipenuhi pegunungan juga menjadikannya terbagai menjadi wilayah-wilayah yang kurang tersentuh oleh perhatian masyarakat luas. Namun dibalik itu semua, Papua menyimpan begitu banyak suku dan budaya. Beberapa suku di Papua diantaranya suku asmat, suku dani, suku biak, suku kamoro dan suku waropen. nilai adat dyang belum hilang adalah nilai dalam berpenampilan atau biasa disebut pakaian adat istiadat yang begitu luhur.

Pakaian Adat Papua

            Berikut ini penulis akan menjelaskan beberapa pakaian adat dari Papua yang hingga kini masih dilestarikan di gunakan oleh masyarakat setempat :

#1 Koteka (Pakaian adat untuk kaum  pria)

pakaian adat papua

Koteka sudah sangat terkenal dikalangan masyarakat  Nusantara sebagai pakaian adat khas Papua. Pakaian tersebut memang diperuntukkan untuk kaum pria karena berfungsi untuk menutup kemaluannya. Koteka terbuat dari buah labu yang dikeringkan yang sebelumnya diambil isi didalamnya (biji). Buah labu dipilih karena jika setelah dikeringkan secara benar, koteka akan menajdi keras dan awet dan bau buah labu tidak terlalu busuk.

Koteka dipakai sesuai tempat daerahnya masing-masing seperti di daerah Jayawijaya, koteka yang ada terdiri dari dua yaitu holim dan horia. Semakin tinggi kedudukkan orang tersebut maka semakin besar juga ukuran kotekannya. Koteka yang digunakan pada acara upacara adat biasanya lebih panjang, sedangkan untuk sehari-hari koteka berbentuk lebih pendek. Biasanya juga mereka menggunakkan aksesoris berupa anting dan juga penutup kepala yang disusun rapi.

#2 Rok Rumbai (Pakaian adat untuk Wanita)

pakaian adat papua

Dikalangan para wanita juga memiliki pakaian adat yang khas yaitu biasa disebut dengan rumbai. Rumbai merupakan susunan daun sagu kering yang disusun menjadi sebuah rok yang digunakan untuk menutupi bagian bawah. Tak hanya perempuan , kaum pria pun bisa menggunakannya. Sedangkan untuk bagian atasnya biasanya dibiarkan terbuka dan untuk menutupinya menggunakan  tato.

#3 Pakaian adat Papua : Sali

pakaian adat papua

Pakaian adat berikutnya diperuntukkan khusu untuk perempuan lajang yaitu Sali. Sali merupakan sebuah kantung yang agak elastis yang terbuat dari pohon, baiasanya berfungsi untuk menyimpan barang-barang pada saat berpergian jauh akan sangat terasa manfaatnya. Kain tersebut biasanya diikatkan pada bagian kepala dan terjuntau kebagian belakang dan terkadang mereka berjalan mengenakan kain Sali sambil mengunyah sereh untuk memperkuat gigi mereka.

Dengan warna yang dihasilkan dari kulit pohon tersebut akan menimbulkan warna coklat. Sehingga untuk perempuan yang telah mempunyai ikatan atau yang telah menikah tidak layak lagi untuk memakai pakaian adat tersebut. Biasanya untuk pakaian adat orang yang telah menikah juga tersedia

baca juga : pakaian adat jawa timur

Penutup : Pakaian Adat papua

            Begitu banyak pakaian adat khas dari Papua, masyarakatnya yang masih memegang teguh adat istiadat leluhurnya menjadikannya begitu erat denga budaya nenek moyang. Meskipun kini sebagaian masayarakat Papuan sudah mulai menerima budaya luar dan lebih modern, tetapi mereka tetap menjaga budaya nya dengan tidak memaksa masyarakat adat untuk menerima budaya luar dan beberapa wilayah dijadikan desa wisata.

Pakaian adat tersebut bisa menjadi sebuah pelajaran yang bisa kamu dapatkan. Karena jika kita tidak megnetahui budaya dan pakaian adat sebuah daerah. Siapa lagi yang akan melestarikan kedepannya. Lestarikan budaya kita dan cintai lebih banyak tanah air ini dengan cara yang terbaik

Add Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.