Pengertian Politik Beserta Macam dan Konsepnya

Secara umum jika membahas tentang politik tentu yang akan dipikirkan adalah kekuasaan. Dengan adanya ilmu politik maka anda bisa mempelajari cara memdapatkan kekuasaan dalam lingkup sesama manusia ataupun negara.

Yang menjadi pusat kajiannya adalah upaya untuk memperoleh kekuasaan, usaha mempertahankan kekuasaan, pengunaan kekuasaan tersebut dan juga bagaiman menghambat penggunan kekuasaan.


Pengertian Politik


1. Pengertian Politik Menurut KBBI

Pengertian politik menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah,

  • (pengetahuan) mengenai ketatanegaraan atau kenegaraan (seperti tentang sistem pemerintahan, dasar pemerintahan).
  • Segala urusan dan tindakan (kebijakan, siasat, dan sebagainya) mengenai pemerintahan negara atau terhadap negara lain
  • Cara bertindak (dalam menghadapi atau menangani suatu masalah); kebijaksanaan

2. Pengertian Politik Menurut Para Ahli

Dibawah ini ada beberapa pengertian politi dari beberapa ahli, untuk lebih jelasnya silahkan Anda simak baik-baik penjelasannya.

  • Aristoteles

Bahwa arti pengertian politik adalah upaya atau cara untuk memperoleh sesuatu yang dikehendaki.

  • Joice Mitchel

Pengertian politik adalah pengambilan keputusan kolektif atau pembuatan kebijaksanaan umum masyarakat seluruhnya.

  • Prof. Miriam Budhiarjo

Pengertian politik adalah bermacam-macam kegiatan dalam suatu sistem politik (negara) yang menyangkut proses menentukan dari tujuan-tujuan dari sistem itu dan melaksanakan tujuan-tujuan itu. Dalam bahasa yang lebih mudah dipahami, dapat dikatakan bahwa politik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan negara maupun proses pengambilan keputusan ketatanegaraan.

  • Johan Kaspar Blunchli

Politik adalah ilmu yang memerhatikan masalah kenegaraan, dengan memperjuangkan pengertian dan pemahaman tentang negara dan keadaannya, sifat-sifat dasarnya dalam berbagai bentuk atau manifestasi pembangunannya. Menurutnya, politik juga membuat konsep-konsep pokok tentang negara (state), kekuasaan (power), pengambilan keputusan (decision marking), kebijaksanaan (policy of beleid), dan pembagian (distribution) atau alokasi (allocation).

  • Roger F. Soltau

Definisi politik adalah ilmu yang mempelajari negara, tujuan-tujuan negara, dan lembaga-lembaga yang akan melaksanakan tujuan itu.

  • W.A Robson

Politik adalah ilmu yang mempelajari kekuasaan dalam masyarakat, yaitu sifat hakiki, dasar, proses-proses, ruang lingkup dan hasil-hasil.

  • Robert

Politik adalah seni memerintah dan mengatur masyarakat manusia. Pengertian politik.

  • Hans Kelsen

Ia menjelaskan bahwa politik mempunyai dua arti, yaitu sebagai berikut.

– Politik sebagai etik, yakni berkenaan dengan tujuan manusia atau individu agar tetap hidup secara sempurna.
Politik sebagai teknik, yakni berkenaan dengan cara (teknik) manusia atau individu untuk mencapai tujuan.
Paul Janet

– Pengertian politik adalah Ilmu yang mengatur perkembangan negara begitu juga prinsip-prinsip pemerintahan.

  • Ibnu Aqil

Politik adalah hal-hal praktis yang mendekati kemaslahatan bagi manusia dan lebih jauh dari kerusakan meskipun tidak digariskan oleh Rasulullah SAW.

  • Franz Magnis Suseno

Pengertian politik segala kegiatan manusia yang berorientasi kepada masyarakat secara keseluruhan, atau yang berorientasi kepada negara. Sebuah keputusan disebut keputusan politik apabila diambil dengan memperhatikan kepentingan masyarakat sebagai keseluruhan. Suatu tindakan harus disebut politis apabila menyangkut masyarakat sebagai keseluruhan.

  • Sri Sumantri

Pengertian politik menurut Sri Sumantri adalah pelembagaan dari hubungan antar manusia yang dilembagakan dalam berbagai badan politik, baik suprastruktur politik dan infrastruktur politik.

  • Hamid

Politik di masa modern mencakup pemerintah suatu negara dan pula organisasi yang didirikan manusia lainnya, di mana “pemerintah” adalah otoritas yang teroganisir dan menekankan pelembagaan kepemimpinan serta pengalokasian nilai secara otoritatif.

  • Harold Laswell

Arti politik adalah ilmu yang mempelajari pembentukan dan pembagian kekuasaan.

  • Ramlan Surbakti

Politik adalah proses interaksi antara pemerintah dan masyarakat untuk menentukan kebaikan bersama bagi masyarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu.

  • F. Isjwara

Politik adalah salah satu perjuangan untuk memperoleh kekuasaan atau sebagai teknik menjalankan kekuasaan-kekuasaan.

  • Carl Schmidt

Pengertian politik menurut Carl Schmidt adalah suatu dunia yang didalamnya orang-orang lebih membuat keputusan-keputusan dari pada lembaga-lembaga abstrak.

  • Maurice Duverger

Definisi politik menurut Maurice Duverger adalah kekuasaan, kekuatan seluruh jaringan lembaga-lembaga (institusi) yang mempunyai kaitan dengan otoritas, dalam hal ini suasana didominasi beberapa orang atas orang lain.

  • Wilbur White

Arti politik adalah ilmu yang mempelajari asal mula, bentuk-bentuk dan proses-proses Negara dan pemerintah.

  • Ossip K. Flechteim

Politik adalah ilmu social yang khusus mempelajari sifat dan tujuan dari Negara sejauh Negara merupakan organisasi kekuasaan, beserta sifat dan tujuan gejala-gejala kekuasaan lain yang tak resmi yang dapat mempengaruhi Negara.

  • Seely dan Stephen Leacock

Arti politik adalah ilmu yang serasi dalam menangani pemerintahan.

  • Adolf Grabowsky

Politik adalah menyelidiki Negara dalam keadaan bergerak.

  • Rod Hague

Definisi politik adalah kegiatan yang menyangkut cara bagaimana kelompok-kelompok mencapai keputusan-keputusan yang bersifat kolektif dan mengikat melalui usaha untuk mendamaikan perbedaan-perbedaan diantara anggota-anggotanya.

  • Max Weber

Pengertian politik menurut Max Weber adalah sarana perjuangan untuk sama-sama melaksanakan politik atau perjuangan untuk mempengaruhi pendistribusian kekuasaan baik di antara Negara-negara maupun diantara hukum dalam suatu Negara.

  • Cheppy H.Cahyono

Politik adalah macam-macam kegiatan dalam system politik atau Negara yang menyangkut proses menentukan dan sekaligus melaksanakan tujuan-tujuan sistem tersebut

  • Gabriel A. Almond

Bahwa politik adalah kegiatan yang berhubungan dengan kendali pembuatan keputusan publik dalam masyarakat tertentu di wilayah tertentu, di mana kendali ini disokong lewat instrumen yang sifatnya otoritatif (berwenang secara sah) dan koersif (bersifat memaksa). Politik mengacu pada penggunaan instrumn otoritatif dan koersif ini-siapa yang berhak menggunakannya dan dengan tujuan apa.

  • Kartini Kartolo

Pengertian politik menurut Kartini Kartolo adalah aktivitas perilaku atau proses yang menggunakan kekuasaan untuk menegakkan peraturan-peraturan dan keputusan-keputusan yang sah berlaku di tengah masyarakat.


Macam-Macam Sistem Politik


Ada banyak sekali sistem politik yang berbeda beda dan berkembang di berbagai negara di dunia, berikut ini beberapa diantaranya,

  1. Sistem Politik Otokrasi Tradisional
  2. Sistem Politik Totaliter
  3. Sistem Politik Otoriter
  4. Sistem Politik Oligarki
  5. Sistem Politik Demokrasi
  6. Sistem Politik Nasionalisme
  7. Sistem Politik Fasisme
  8. Sistem Politik Liberalisme
  9. Sistem Politik Kapitalisme
  10. Sistem Politik Federalisme
  11. Sistem Politik Sosialisme

Konsep Politik


Adapun konsep-konsep pokok dalam ilmu politik meliputi:

1. Negara merupakan salah satu konsep pokok dalam politik dikarenakan Negara merupakan suatu wilayah tertentu yang didiami oleh sekelompok orang.

Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari orang yang tinggal dalam suatu Negara tersebut harus paham dengan apa yang harus dikerjakan dan apa yang tidak bisa dikerjakan dengan demikian suatu politik akan berjalan dalam suatu masyarakat didalam suaatu Negara.

Jadi ilmu politik adalah ilmu yang mempelajari bagaimana suatu Negara itu berdiri dan bagaimana suatuNegara tersebut menjalankan pemerintahannya, serta apa yang menjadi tujuan suatu Negara berdiri.

Pasalnya negara merupakan suatu organisasi tertinggi dalam suatu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi dan akan diikuti oleh rakyatnya.

2. Kekuasaan. Kekuasaan merupakan kemampuam seseorang atau suatu kelompok untuk memengaruhi perilaku seseorang atau kelompok lain, sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh orang yang melakukan hal tersebut.

Kebanyakan pihak beranggapan bahwa politik merupakan semua kegiatan yang memperebutkan atau mempertahankan sebuah kekuasaan. Namun pasalnya ilmu politik lebih luas lagi.

Biasanya perjuangan kekuasaan (power struggle) dianggap sebagai perjuangan yang menyangkut kepentingan bagi khalayak orang banyak ataupun bagi masyrakat.

Ilmu politik memusatkan perhatian pada masalah kekuasaan dalam kehidupan bersama ataupun dalam bermasyarakat.

Ilmu politik tidak hanya terbatas pada mempelajar tentang Negara saja maupun hanya hukum semata-mata, diluar itu ilmu politik juga mengkajinya , masalah kekuasaan itupun telah dikaji juga oleh ilmu politik.

3. Pengambilan keputusan (decicion making). Istilah pengambilan keputusan (decision making) menunjuk kepada arah suatu proses yang terjadi sampai suatu keputusan yang yang diinginkan bisa tercapai, pengambilan keputusan sebagai konsep dari politik menyangkut keputusan-keputusan yang diambil secara kolektif mengikat seluruh masyarakat.

Keputusan-keputusan yang dapat di ambil tersebut anatara lain bersangkutan dengan tujuan masyarakat. Setiap proses dalam pembentukan suatu kebijakan umum maupun kebijakan pemerintah adalah hasil dari suatu proses pengambilan keputusan, yaitu dalam hal mengambil beberapa alternatif yang akhirnya ditetapkan sebagai kebijkan pemerintah.

Contohnya misalkan Indonesia memutuskan untuk memberi prioritas dalam hal pengembangan perindustrian, maka dalam hal ini merupakan suaatu keputusan yang telah di ambil setelah mempeertimbangkan beberapa alternatif lain misalnya memprioritaskan pertanian.

4. Kebijakan umum (public policy,beleid). Merupakan suatu kumpulan keputusan yang diambil oleh seorang pelaku atau satu kelompok politik, dalam usaha mencapai suatu tujuan tertantu. Pada prinsipnya pihak yang membuat kebijakan-kebikan tersebut mempunyai kekuasaan untuk melaksanakan kebijakan yang dibuat itu.

5. Pembagian (Distribution) atau alokasi. Pembagian (distribution) atau alokasi (allocation) adalah suatu pembagian jatah tantang suatu nilai-nilai dalam masyarakat.

Pembagian dan alokasi politik tidak lain dan tidak bukan adalah pembagian dan pengalokasian nilai-nilai yang secara mengikat. Pembagian nilai-nilai ini sering tidak merata sehingga menimbulkan konflik.

Di dalam ilmu social, suatu nilai dianggap hal yang baik dan dibenarkan , sesuatu yang dinginkan, sesuatu yang memiliki harga oleh karena itu dianggap baik dan benar, sesuatu yang ingin dimiliki oleh seorang manusia.

Suatu nilai dapat bersifat abstrak seperti penilaianatau suatu asas seperti misalnya kejujuran, kebebasan berpendapat. Nilai juga bisa bersifat konkret seperti rumah, kekayaan, dan sebagainya.

Keyword: Pengertian Politik

Add Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.