1
5

Sejarah dan Nama-Nama Anggota BPUPKI-PPKI

BPUPKI adalah singkatan dari Badan Pernyelidik Usaha-Usaha Kemerdekaan Indonesia, sedangkan PPKI adalah Perhimpunan Persiapan Kemerdekaan Indonesia.

BPUPKI sebelumnya adalah perkumpulan dari panitia sembilan dan berubah nama lagi menjadi PPKI.

Anggota BPUPKI-PPKI terdiri dari nama-nama tokoh yang mengambil bagian dalam persiapan kemerdekaan Indonesia dan tergabung ke dalam Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Ke-59 anggota BPUPKI-PPKI didominasi oleh orang Indonesia, termasuk 4 orang dari bangsa China, 1 orang bangsa Arab, dan 1 orang keturunan Belanda.

Selain itu, terdapat pula Tokubetu Iin (Anggota Kehormatan) yang terdiri 8 Orang Jepang.

Mereka berhak untuk menghadiri sidang, tetapi tidak memiliki hak suara (Marwati Djoened Poesponegoro & Nugroho Notosusanto, Sejarah Nasional Indonesia VI, 1984: 67).


Anggota BPUPKI-PPKI


Dokuritu Junbi Cosakai atau yang sering dikenal dengan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) adalah sebuah badan yang dibentuk oleh pemerintah Angkatan Darat XVI Jepang. Badan yang berkedudukan di Jakarta ini beranggotakan 67 orang.

Terdiri dari 60 orang yang dianggap tokoh dari Indonesia dan 7 orang anggota Jepang dan keturunan Indonesia lainnya tanpa hak suara.

Pada sidang yang kedua (10 Juli-17 Juli) Pemerintah Jepang menambah 6 orang anggota bangsa Indonesia.


Daftar Anggota BPUPKI-PPKI


ilmudasar.com

Anggota BPUPKI pada sidang I tanggal 28 Mei hingga 1 Juni 1945 berjumlah 62 orang bangsa Indonesia dan 8 orang anggota Luar Biasa (Istimewa) berkebangsaan Jepang.

Namun pada sidang ke II tanggal 10 sampai 17 Juli 1945, keanggotaan BPUPKI ditambah 6 orang bangsa Indonesia sehingga total jumlah anggota BPUPKI adalah 76 orang.

Adapun PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) adalah panitia yang bertugas untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia setelah sebelumnya telah dibentuk BPUPKI yang akhirnya dibubarkan oleh Jepang.

PPKI dibentuk pada tanggal 7 Agustus 1945. Izin pembentukan PPKI diberikan oleh Hisaichi Terauchi, seorang marsekal Jepang yang berada di Saigon.

Anggota PPKI pada saat pembentukannya berjumlah 21 orang bangsa Indonesia.

Namun pada 18 Agustus 1945 ditambah 6 orang dengan sepengetahuan dan persetujuan pemerintah Jepang sehingga total jumlah anggota PPKI berjumlaj 27 orang.


Daftar Nama Anggota BPUPKI


gurusejarah.com

BPUPKI diketuai oleh Dr. Kanjeng Raden Tumenggung (K.R.T.) Radjiman Wedyodiningrat dan wakil ketuanya adalah Ichibangase Yosio (orang Jepang) dan Raden Pandji Soeroso.

Berikut daftar nama anggota BPUPKI beserta daerah asal dan tanggal lahir mereka:

1. Abdul Kaffar Sampang (Jatim 14/05/1913)
2. Abdul Kahar Muzakir Gading (Yogyakarta 16/04/1907)
3. Agus Muhsin Dasaad Sulu (Filipina 25/08/1905)
4. AR Baswedan (Surabaya 11/09/1908)
5. Bandoro Pangeran Hario Purubojo (Yogyakarta 25/06/1906)
6. Bendoro Kanjeng Pangeran Ario Suryohamijoyo (Solo 13/10/1905)
7. Bendoro Pangeran Hario Bintoro (Yogyakarta 02/08/1914)
8. Dr. Kanjeng Raden Tumenggung Rajiman Wedyodiningrat (Yogyakarta 21/04/1879)
9. Dr. Raden Buntaran Martoatmojo Loano (Purworejo 11/01/1896)
10. Dr. Raden Suleiman Effendi Kusumaatmaja (Purwakarta 08/09/1898)
11. Dr. Samsi Sastrawidagda (Solo 13/03/1894)
12. Dr. Sukiman Wiryosanjoyo (Sewor, Solo 19/06/1896)
13. Drs. Kanjeng Raden Mas Hario Sosrodiningrat (Solo 01/12/1902)
14. Drs. Muhammad Hatta (Bukit Tinggi, Sumbar 12/08/1902)
15. K. H. A Ahmad Sanusi (Cantayan, Sukabumi 18/09/1888)
16. Haji Abdul Wahid Hasyim (Jombang 12/02/1913)
17. Haji Agus Salim (Koto Gadang, IV Koto, Agam, Sumbar 08/10/1884)
18. Ir. Pangeran Muhammad Nur Martapura (Banjarmasin 24/07/1901)
19. Ir. Raden Ashar Sutejo Munandar Siluwak (Sawangan, Batang 30/04/1914)
20. Ir. Raden Mas Panji Surahman Cokroadisuryo (Wonosobo 30/08/1894)
21. Ir. Raden Ruseno Suryohadikusumo (Madiun 08/08/1908)
22. Ir. Sukarno (Surabaya 06/06/1901)
23. K.H. Abdul Halim (Muhammad Syatari) (Majalengka 17/06/1887)
24. Kanjeng Raden Mas Tumenggung Ario Wuryaningrat (Solo 12/03/1885)
25. Ki Bagus Hadikusumo (Yogyakarta xx/xx/1890)
26. Ki Hajar Dewantara (Paku Alaman, Yogyakarta 08/05/1889)
27. Kiai Haji Abdul Fatah Hasan Bojonegaro (Cilegon atau Menes (Banten Selatan) xx/xx/1912)
28. Kiai Haji Mas Mansoer (Surabaya 25/06/1896)
29. Kiai Haji Masjkur (Singasari, Malang 30/12/1902)
30. Liem Koen Hian (Banjarmasin xx/xx/1896)
31. Mas Aris (Karanganyar, Kebumen 02/01/1901)
32. Mas Sutarjo Kartohadikusumo (Kunduran, Blora 22/10/1892)
33. Mr. A.A. Maramis (Manado 20/06/1897)
34. Mr. Kanjeng Raden Mas Tumenggung Wongsonagoro (Solo 20/04/1897)
35. Mr. Mas Besar Martokusumo (Brebes 08/07/1893)
36. Mr. Mas Susanto Tirtoprojo (Solo 03/03/1900)
37. Mr. Muhammad Yamin (Sawahlunto, Sumbar 23/08/1903)
38. Mr. Raden Ahmad Subarjo (Krawang 23/03/1897)
39. Mr. Raden Hindromartono (Gunem, Rembang 31/12/1908)
40. Mr. Raden Mas Sartono (Wonogiri 05/08/1900)
41. Mr. Raden Panji Singgih (Malang 17/10/1894)
42. Mr. Raden Syamsudin (Sukabumi 01/01/1908)
43. Mr. Raden Suwandi (Ngawi 31/10/1898)
44. Mr. Raden, Sastromulyono (Kudus 16/10/1898)
45. Mr. Yohanes Latuharhary (Saparua, Ambon 06/07/1900)
46. Ny. Mr. Raden Ayu Maria Ulfah Santoso (Semarang 18/08/1911)
47. Ny. Raden Nganten Siti Sukaptinah Sunaryo Mangunpuspito (Yogyakarta 28/12/1907)
48. Oey Tiang Tjoei (Jakarta xx/xx/1893)
49. Oey Tjong Hauw (Semarang xx/xx/1904)
50. P.F. Dahler (Semarang 21/02/1883)
51. Parada Harahap Pargarutan (Sumut 15/12/1899)
52. Prof. Dr. Mr. Raden Supomo (Sukoharjo, Solo 22/01/1903)
53. Prof. Dr. Pangeran Ario Husein Jayadiningrat (Kramat Watu, Serang 08/12/1886)
54. Prof. Dr. Raden Jenal Asikin Wijaya Kusuma (Mononjaya, Tasikmalaya 07/06/1891)
55. Raden Abdul Kadir (Binjai, Sumut 06/06/1906)
56. Raden Abdulrahim Pratalykrama (Sumenep, Jatim 10/06/1898)
57. Raden Abikusno Cokrosuyoso (Ponorogo 16/06/1897)
58. Raden Adipati Ario Purbonegoro Sumitro Kolopaking (Papringan, Banyumas 14/06/1887)
59. Raden Adipati Wiranatakoesoema V (Bandung 08/08/1888)
60. Raden Asikin Natanegara (Bogor 23/12/1902)
61. Raden Mas Margono Joyohadikusumo (Purbolinggo 16/05/1894)
62. Raden Mas Tumenggung Ario Suryo (Magetan 09/07/1895)
63. Raden Oto Iskandardinata (Bojongsoang, Kab. Bandung 31/03/1897)
64. Raden Panji Suroso (Porong, Sidoarjo 03/11/1893)
65. Raden Ruslan Wongsokusumo (Tanah Merah, Sampang, Madura 15/10/1901)
66. Raden Sudirman (Semarang 24/12/1890)
67. Raden Sukarjo Wiryopranoto (Kasugihan, Cilacap 05/06/1903)
68. Tan Eng Hoa (Semarang xx/xx/1907)
69. Itibangase Yosio (Perwakilan Jepang)
70. Matuura Mitukiyo (Perwakilan Jepang)
71. Miyano Syoozoo (Perwakilan Jepang)
72. Tanaka Minoru (Perwakilan Jepang)
73. Tokonami Tokuzi (Perwakilan Jepang)
74. Itagaki Masumitu (Perwakilan Jepang)
75. Masuda Toyohiko (Perwakilan Jepang)
76. Ide Teitiroo (Perwakilan Jepang)


Daftar Nama Anggota PPKI


medium.com

PPKI diketuai oleh diketuai oleh Ir. Soekarno dan wakil ketuanya adalah Drs. Muhammad Hatta. 

Berikut daftar nama anggota PPKI beserta daerah asal dan tanggal lahir mereka:

1. Anang Abdul Hamidan (Rantau, Kalsel 25/02/1909)
2. Andi Pangeran Pettarani (Gowa, Sulsel 14/04/1903)
3. Bandoro Pangeran Hario Purubojo (Yogyakarta 25/06/1906)
4. Bendoro Kanjeng Pangeran Ario Suryohamijoyo (Solo 13/10/1905)
5. Dr. G.S.S.J. Ratulangie (Tondano, Minahasa 05/11/1890)
6. Dr. Kanjeng Raden Tumenggung Rajiman Wedyodiningrat (Yogyakarta 21/04/1879)
7. Dr. M. Amir (Talawi, Sawahlunto, Sumbar 27/01/1900)
8. Drs. Muhammad Hatta (Bukittinggi, Sumbar 12/08/1902)
9. Drs. Yap Tjwan Bing (Solo 31/10/1910)
10. Haji Abdul Wahid Hasyim (Jombang 12/02/1913)
11. Haji Teuku Mohammad Hasan Pidie (Aceh 04/04/1906)
12. Ir. Sukarno (Surabaya 06/06/1901)
13. Ki Bagus Hadikusumo (Yogyakarta xx/xx/1890)
14. Ki Hajar Dewantara (Pakualaman, Yogyakarta 08/05/1889)
15. Mas Sutarjo Kartohadikusumo (Kunduran, Blora 22/10/1892)
16. Mr. Abdul Abbas (Diskie, Binjai, Sumut 11/08/1906)
17. Mr. I Gusti Ketut Puja (Singaraja, Bali 19/05/1908)
18. Mr. Raden Ahmad Subarjo (Karawang 23/03/1897)
19. Mr. Raden Iwa Kusuma Sumantri (Ciamis 31/05/1899)
20. Mr. Raden Kasman Singodimejo (Kalirejo, Purworejo 25/02/1908)
21. Mr. Yohanes Latuharhary (Saparua, Ambon 06/07/1900)
22. Muhammad Ibnu Sayuti Melik (Yogyakarta 25/11/1908)
23. Prof. Dr. Mr. Raden Supomo (Sukoharjo, Solo 22/01/1903)
24. Raden Abdul Kadir (Binjai, Sumut 06/06/1906)
25. Raden Adipati Wiranatakusuma (Bandung 08/08/1888)
26. Raden Oto Iskandardinata (Bojongsoang, Kab. Bandung 31/03/1897)
27. Raden Panji Suroso (Porong, Sidoarjo 03/11/1893)

Adapun sejarah pembentukan BPUPKI secara resmi termuat dalam maklumat Gunseikan Nomor 23 tanggal 29 Mei 1945.

Latar belakang dikeluarkannya Maklumat No. 23 itu adalah karena kedudukan Facisme (Kekuasaan) Jepang yang sudah sangat terancam.

Maka sebenarnya, kebijaksanaan pemerintah Jepang dengan membentuk BPUPKI bukan merupakan kebaikan hati yang murni tetapi Jepang hanya ingin mementingkan dirinya sendiri,

Pada Tanggal 7 Agustus 1945, Jepang membubarkan BPUPKI dan membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (Jepang: Dokuritsu Junbi Inkai) dengan anggota berjumlah 21 orang.

Terdiri dari 12 orang dari Jawa, 3 orang dari Sumatra, 2 orang dari Sulawesi, 1 orang dari Kalimantan, 1 orang dari Nusa Tenggara, 1 orang dari Maluku, 1 orang dari Tionghoa. Kemudian berkembang menjadi 27 orang anggota.

Demikian artikel mengenai anggota BPUPKI-PPKI yang kami kumpulkan dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat!

Keyword: Anggota BPUPKI-PPKI

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.