5 Perbedaan Mitosis dan Meiosis Secara Umum | Masih Ingat Tidak?

Pembelahan pada sel ada dua, yaitu mitosis dan meiosis. Mitosis adalah pembelahan atau reproduksi yang menghasilkan 2 sel anak identik.

Sedangkan meiosis, adalah pembelahan sel yang menghasilkan empat gamet, masing-masing memiliki jumlah kromosom setengah dari sel induknya.

Perbedaan Mitosis dan Meiosis

caraprofesor.com

1. Pembelahan mitosis lebih umum dibandingkan meiosis

Baik pembelahan mitosis maupun meiosis sering ditemukan pada sel binatang, tumbuhan, dan jamur. Pembelahan mitosis lebih umum ditemukan, jika dibandingkan meiosis.

2. Perbedaan mitosis dan meiosis dari segi fungsi

Mitosis berfungsi untuk reproduksi aseksual di organisme bersel satu, pertumbuhan sel dan perbaikan sel pada organisme.

Mitosis menghasilkan sel yang sama persis dengan induknya, inilah proses yang menyebabkan anak menjadi dewasa, penyembuhan sel yang terluka ataupun pertumbuhan sel kulit, atau pertumbuhan kembali pada buntut cicak.

Sementara meiosis memiliki pembelahan yang lebih spesifik. Pembelahan ini memiliki setengah jumlah kromosom dari induknya.

Fungsi meiosis hanya satu yaitu pembelahan seksual. Meiosis menyebabkan anak ‘sedikit’ berbeda dengan orang tuanya, karena sel anak merupakan penggabungan dua sel orang tua (sel telur dan sperma yang masing-masing membawa setengah kromosom).

3. Perbedaan mitosis dan meiosis dalam hasil proses reproduksinya

mikirbae.com

Reproduksi seksusal yang digunakan dalam proses meiosis membuat genetik sedikit berbeda dari satu dan yang lainnya. Berbeda dengan reproduksi aseksual yang sel anaknya identik dengan sel induk.

Beberapa mutasi terjadi pada proses meiosis. Perbedaan genetik dari satu dan lainnya membuat makhluk hidup lebih tahan dan dapat beradaptasi dengan lingkungan, untuk meningkatkan kemungkinan selamat dari organisme ke keturunannya.

4. Perbedaan mitosis dan meiosis dalam tahap pembelahan sel

Sekitar 90% dari total hidup sel berada di fase interfase. Sel lebih efisien ketka mereka kecil daripada mereka bertumbuh dalam ukuran, sehingga mereka melakukan fungsinya, membelah lebih banyak, kemudian mati.

Sel mempersiapkan untuk pembelahan mulai dari menduplikat DNA dan menduplikat protein. Pada pembelahan mitosis, hasil akhirnya adalah dua sel: sel induk yang asli dan sel anak yang identik.

Pembelahan meiosis lebih kompleks dan ada fase lanjutan yang menghasilkan empat hapliod sel yang secara genetik berbeda. Pada mitosis terdapat 4 fase yaitu: profase, metafase, anafase, dan telofase.

Pada sel tumbuhan terdapat fase tambahan yaitu preprofase yang terjadi sebelum profase. Sedangkan pada meiosis terjadi dua kali pembelahan yaitu meiosis I dan meiosis II. Masing-masing terdiri dari tahapan yang sama.

5. Perbedaan mitosis dan meiosis pada hasil pembelahan

Mitosis sendiri adalah reproduksi atau pembelahan sel yang menghasilkan dua sel anak, dimana sel membelah melalui tahap-tahap yang teratur, masing-masing mempunyai sifat dan jumlah kromosom yang sama dengan induknya.

Pembelahan sel mitosis secara besar terdiri atas fase istirahat (interfase), fase pembelahan inti (kariokinesis), dan fase pembelahan sitoplasma (sitokinesis).

Pembelahan mitosis berlangsung secara bertahap melalui beberapa fase yaitu profase, metafase, anaphase, telofase, dan interfase.

Sedangkan meiosis adalah reproduksi atau pembelahan sel atau biasa disebut pembelahan reduksi yang menghasilkan empat sel anak, dimana dalam prosesnya terjadi pengurangan (Reduksi) jumlah kromosom.

Pembelahan sel meiosis berlangsung melalui dua tahap interfase, dikenal dengan meiosis I dan meiosis II.

Pada dasarnya mitosis dan meiosis dapat dibedakan berdasarkan berbagai aspek dan tujuan prosesnya, jumlah pembelahan sel, tempat pembelahan dan sifat sel anaknya.

Perbedaan mitosis dan meiosis ada karena kuasa Tuhan untuk dijadikan pelajaran bagi manusia agar tetap bersyukur. Semoga artikel ini bermanfaat!

Add Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.