2
4

Pengertian Momentum, Jenis, Rumus, dan Ilustrasinya dalam Kehidupan

Jika manusia tidak mau bergerak atau malas, maka nilai kerjanya sama dengan nol. Ini merupakan filosofi atau dasar pengertian momentum yang tak pernah salah.

Pengertian momentum atau pusat dalam cabang ilmu pengetahuan alam (fisika) adalah besaran yang berhubungan dengan kecepatan dan massa suatu benda.

Kalau kalian pernah memperhatikan suatu pergerakan pada benda, semisal mobil yang melaju atau kelereng yang terjatuh, pasti akan terjadi sesuatu sejenis “kekuatan gerak” bukan? Nah, keluatan gerak ini bisa disebut dengan pengertian momentum lho.

Akan berbeda lagi jika pergerakan pengertian momentum pada permainan billiard. Hal ini disebabkan oleh kehilangan amat kecil akibat friksi dan transfer panas, momentum disimpan pada stik biliar.

Ketika satu bola mengenai bola lain dan berhenti, semua momentumnya dipindahkan ke bola lainnya.
Dalam mekanika klasik, momentum (dilambangkan dengan P) ditakrifkan sebagai hasil perkalian dari massa dan kecepatan, sehingga menghasilkan vektor.

P = m X v


Pengertian Momentum


marketing.co.id

Momentum suatu benda (P) yang bermassa (m) dan bergerak dengan kecepatan (v) diartikan sebagai “kekuatan gerak benda”. Semakin besar momentum, maka semakin dahsyat kekuatan yang dimiliki oleh suatu benda.

Jika materi dalam keadaan diam, maka momentumnya sama dengan nol. Sebaliknya semakin cepat pergerakannya, semakin besar juga momentumnya. (Filosofi: Jika manusia tidak mau bergerak/ malas, maka hasil kerjanya sama dengan nol.

Dalam fisika, massa merupakan besaran skalar, sedangkan kecepatan merupakan besaran vektor. Perkalian antara besaran skalar dengan besaran vektor akan menghasilkan besaran vektor. Jadi, momentum merupakan besaran vektor.

Pengertian momentum pada sebuah partikel dapat dipandang sebagai ukuran kesulitan untuk mendiamkan benda.
Misalnya, sebuah truk berat mempunyai momentum yang lebih besar dibandingkan mobil yang ringan yang bergerak dengan kelajuan yang sama.

Gaya yang lebih besar dibutuhkan untuk menghentikan truk tersebut dibandingkan dengan mobil yang ringan dalam waktu tertentu. (Besaran mv kadang-kadang dinyatakan sebagai momentum linier partikel untuk membedakannya dari momentum angular).

Sama seperti energi, dalam kondisi tertentu, momentum suatu sistem akan kekal atau tidak berubah. Untuk memberikan pemahaman mengenai hal tersebut, maka akan digunakan konsep Pusat Massa.

Misal jika ada sebuah sistem yang terdiri dari beberapa benda dengan massa bergerak dengan kecepatan masing-masing.

Jika resultan gaya yang bekerja pada sistem bernilai nol, maka sistem tersebut tidak dipercepat. Jika sistem tidak dipercepat, artinya sistem tersebut kecepatan pusat massa sistem tersebut konstan.

Notasi di atas merupakan notasi dari hukum kekekalan momentum. Jadi total momentum suatu sistem akan selalu kekal hanya jika resultan gaya yang bekerja pada sistem tersebut bernilai nol.

Momentum adalah istilah fisika mengacu pada kuantitas gerak dan massa yang dimiliki suatu objek. Dalam fisika, momentum atau pusat adalah besaran yang berhubungan dengan kecepatan dan massa suatu benda.

Momentum dilambangkan dengan huruf ‘p’, secara matematis momentum dapat dirumuskan:

p= m . v

p = momentum, m = massa, v = kecepatan/ viscositas (dalam fluida)

Momentum akan berubah seiring dengan perubahan massa dan kecepatan. Semakin cepat pergerakan suatu materi/ benda akan semakin besar juga momentumnya.


Ilustrasi Momentum dalam Kehidupan Sehari-Hari


pixels.com

Semakin besar momentum, maka semakin dahsyat kekuatan yang dimiliki oleh suatu benda. Jika materi dalam keadaan diam, maka momentumnya sama dengan nol.

Sebaliknya semakin cepat pergerakannya, semakin besar juga momentumnya. (Filosofi: Jika manusia tidak mau bergerak / malas, maka hasil kerjanya sama dengan nol).

Dari persamaan di atas, tampak bahwa momentum (p) berbanding lurus dengan massa (m) dan kecepatan (v).

Semakin besar kecepatan benda, maka semakin besar juga momentum sebuah benda. Demikian juga, semakin besar massa sebuah benda, maka momentum benda tersebut juga bertambah besar.

Setiap benda yang bergerak pasti memiliki ‘kekuatan gerak’. Hal ini adalah contoh dari momentum atau yang kerap disebut dengan momentum.

Dapat kita tarik kesimpulan, bahwa pengertian momentum adalah kekuatan gerak yang ada pada benda dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu massa dan kecepatan si benda.

Ketika massa dikalikan kecepatan benda, munculah ‘kekuatan gerak’. Artinya, benda yang memiliki kecepatan tinggi tapi massanya kecil akan memiliki kekuatan gerak yang sama dengan benda bermassa besar tapi kecepatannya rendah. Semoga bermanfaat. Salam!

Keyword: Pengertian Momentum

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.